Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

Warga Binaan Lapas Banyuwangi Telah Produksi Lebih Dari 600 Lembar Kain Batik Pesanan PIPAS Jatim

BANYUWANGI – Produksi kain batik pesanan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Jawa Timur yang dilakukan oleh warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berlanjut. Sampai saat ini, produk batik yang dinamai ‘Batik Jeruji’ itu telah memproduksi lebih dari 600 lembar kain batik untuk memenuhi pesanan seragam dari PIPAS Jatim. “Sampai saat ini sudah tercatat sebanyak 688 kain batik telah didistribusikan ke beberapa Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Jawa Timur,” ujar Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, Rabu (23/7). Menurutnya, produksi batik tersebut akan terus berlanjut hingga memenuhi seluruh kebutuhan batik yang dipesan oleh PIPAS Jatim. “Pesanan batik dari PIPAS Jatim itu akan digunakan untuk berbagai pertemuan rutin. Motif yang diproduksi pun disesuaikan dengan kebutuhan yang menggambarkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Jawa Timur,” terangnya. Wayan menyebut, pesanan dari PIPAS Jatim itu menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja kera...

Buntut Dugaan KDRT oleh Oknum Anggota DPRD Banyuwangi Belum Berujung

Banyuwangi,_Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang melibatkan oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berinisial SA,kembali mencuat setelah Angga Kurniawan selaku kuasa hukum pelapor berinisial KR mempertanyakan perkembangan kelanjutan kasus ini.(11/7/2025). di hubungi melalui telepon seluler,Angga Kurniawan mengatakan "dalam kasus ini,yang bersangkutan SA sudah di tetapkan sebagai tersangka, akan tetapi kenapa tidak di tahan.sementara semua kasus KDRT itu bisa langsung di lakukan penahanan karena sudah memenuhi unsur hukum, syarat obyektif dan subyektif". ungkapnya. lebih lanjut"meskipun kasus ini sudah di limpahkan ke kejaksaan dan menunggu P21,harapan saya,ada ketegasan dari kepolisian.karena di mata hukum kita ini sama,maka saya berharap kasus ini juga berjalan sama dengan yang lain, sekaligus menjadi wawasan pengetahuan bersama". terangnya. sementara, saat di temui beberapa awak media...

Warga Binaan yang Tergabung dalam Pramuka Lapas Banyuwangi Diberi Pengenalan Upacara Penegak

BANYUWANGI - Sebanyak 25 warga binaan pria di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi yang tergabung dalam kegiatan kepramukaan mendapatkan pengenalan mengenai Upacara Penegak dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyuwangi, Kamis (3/7). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan program pembinaan kepribadian, khususnya dalam pendidikan kepramukaan, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kedisiplinan selama menjalani masa pidana. Upacara Penegak merupakan salah satu bentuk upacara dalam Gerakan Pramuka yang khusus diperuntukkan bagi anggota Pramuka Penegak (usia 16–20 tahun). Upacara ini memiliki makna mendalam sebagai simbol penyematan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan kedisiplinan.  Melalui upacara ini, para Pramuka Penegak diharapkan dapat menginternalisasi nilai-nilai luhur yang menjadi dasar gerakan kepanduan. Kegiatan pengenalan Upacara Penegak ini tidak hanya sekadar memberikan pemahaman teknis, tetapi juga menjadi sarana untuk meningk...